Belasan Siswa di Tulungagung Keracunan Es

Belasan Siswa di Tulungagung Keracunan Es. Sementara tiga siswa yang masih dirawat dan terbring lemas adalah riza nur afifah siswa kelas 4 uun disnawati dan novi ramawati keduanya siswa kelas 5.

Mahmud kepala sekolah mi al huda menjelaskan pagi itu beberapa siswa kelas 4 dan 5 saat bel istirahat sekolah berbunyi langsung membeli pentol pada suroso warga ngunut yang biasa mangkal di depan sekolah.

Satu jam setelah menyantap pentol siswa-siswa itu mulai merasakan perut mereka mual perih kepala pusing bahkan beberapa diantara siswa mengalami muntah-muntah.

Melihat kondisi anak didiknya semakin memburuk dan khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pihak sekolah langsung menghubungi puskesmas ngunut tulungagung untuk melakukan pengobatan apalagi saat itu jumlah siswa yang keracunan cukup banyak.

Setelah dilakukan pengobatan oleh tim medis puskesmas ngunut dari 16 siswa 13 siswa diperbolehkan pulang kerumah masing masing sementara itu tiga siswa harus tetap menjalani perawatan sebab kondisi mereka parah.

Kasus ini ditangani langsung polisi polres tulungagung polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap suroso tukang pentol yang setiap hari mangkal di sekolahan tersebut.

Seorang bocah tujuh tahun warga tulungagung jawa timur diduga kuat mengidap penyakit mematikan hiv-aids diduga bocah malang tersebut tertular dari orang tuanya.

Bagus triawan warga desa pulosari kecamatan ngunut tulungagung kini dirawat di rsud ishak tulungagung dengan berat badan yang terus turun serta mengidap berbagai penyakit diantara penyakit batuk kronis t-b-c infeksi pernafasan flu dan phnenoumonia atau radang paru serta stimotitis atau rongga mulut.

Menurut dokter widiarto dokter spesialis anak yang menanganinya diduga kuat pasien ini terkena hiv-aids melihat kondisi kesehatan demikian serta riwayat hidup kedua orang tuanya yang meninggal akibat terkena penyakit hiv-aids sekitar 2 tahun lalu ibunya meninggal dan disusul kemudian bapaknya yang meninggal sekitar delapan bulan silam.

Bocah malang putra pasangan joko dan kartini dibawa ke rumah sakit dengan dugaan mengalami busung lapar namun setelah diperiksa secara intensif dan melihat riwayat hidup keluarganya bagus diduga kuat menderita h-i-v saat ini masih berada dalam pengawasan tim dokter rsud dr iskak tulungagung namun demikian untuk pemeriksaan lebih lanjut sampel darah pasien tersebut akan dikirim ke rumah sakit dr sutomo surabaya.