Pemerintah tak akan ijon penerimaan pajak

Sepanjang periode 1 Januari sampai 30 Oktober 2017, penerimaan pajak tercatat telah terkumpul sebesar Rp 858,05 triliun. Pencapaian ini baru 66,8% dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 sebesar Rp 1.283,57 triliun.

Direktur Potensi Kepatuhan serta Penerimaan DJP Yon Arsal menyebutkan, walau penerimaan masih tetap belum juga menjangkau 70%, pemerintah akan tidak lakukan ijon atau ambil penerimaan pajak th. ke depan untuk th. ini. Paling-paling, yang dapat dikerjakan adalah dinamisasi setoran pajak.

“Tidak ada (ijon), tapi dinamisasi bisa saja. Penerimaan pajak ini mesti mendekati yang terutang semestinya, ” kata Yon di di Gedung Tubuh Pendidikan serta Kursus Keuangan (BPPK Kemenkeu), Jakarta, Senin (13/11).

Dia menerangkan, tidak diijinkan jika ada PPh 21 yang perlu dibayar th. depan namun dibayar th. ini. Walau demikian, dibolehkan bila ada satu perusahaan yang umpamanya tengah mencatat banyak keuntungan pada th. ini menginginkan menyetor pajak lebih pada th. ini.

“Misalnya, ada PT A yang tengah maju, lantas lalu, yang disetor bln. ini cicilan umpamanya, kan berdasar pada pendapatan th. tempo hari. Dia tempo hari terutangnya 1. 200, bermakna satu bulan rata-rata bayar 100 tiap-tiap bln.. Tetapi, bila dia tetaplah bayar 100 satu bulan, pada Maret dia juga akan bayar 3. 000an umpamanya, nah itu yang sesuai, ” tuturnya.

Dalam hal semacam ini, bukanlah bermakna Ditjen Pajak menarik setoran th. depan, namun lakukan penyesuaian supaya mendekati keadaan sesungguhnya. Demikian sebaliknya, apabila perusahaan dalam keadaan yg tidak bagus, perusahaan itu dapat memohon pengurangan.

“Misal saya setor 100, tapi th. depan saya restitusi. Saya dapat minta pengurangan supaya th. depan tidaklah perlu restitusi, ” katanya.

Terlebih dulu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, penerimaan pajak juga akan bertambah pada periode tiga bln. paling akhir dengan masih tetap juga akan dikerjakannya extra effort di kuartal III serta IV, hingga tujuan penerimaan pajak yang di setujui oleh dewan dalam APBN perubahan juga akan terwujud.

Extra effort yang dikerjakan salah satunya, menurut bidang dari aktor ekonomi dengan lihat data-data pada beberapa bidang yang sudah alami pemulihan ekonomi serta mempunyai kemampuan membayar pajak. “Namun kami juga akan lakukan dengan hati-hati, hingga ekonomi tidak terganggu dari bagian perkembangan tetapi tujuan penerimaan pajak dapat diraih, ” katanya. Sumber: http://www.siamplop.net