Saat Mengajukan Penawaran, kamulah yang harus insiatif duluan

Setelah proposal disebar di perusahaan atau calon sponsor, jangan sampai lupa meminta kontak yang bisa dihubungi. Apalagi kalau proposal yang kamu masukkan harus tertahan dahulu di resepsionis. Pada umumnya, pihak perusahaan mengatakan akan menghubungi kamu bila tertarik.

Tapi sebaiknya bila kalimat itu tidak selamanya anda yakin. Tiap-tiap perusahaan terkenal pastinya bukan sekedar mengurus proposal serta penawaran dari momentmu saja. Demikian banyak proposal yang masuk, kadang-kadang mereka dapat lupa menghubungi. Bahkan juga ada saja yang masih tetap belum juga terima proposal yang kita masukan. Di sinilah peranan kita bertanya kontak perusahaan yang berkaitan. Anda bisa bertanya kejelasan proposalmu lewat kontak itu. Arti kerennya, follow up!

Demikian perusahaan berikan tanda positif, janganlah keburu suka! Persiapkanlah presentasi yang apik untuk pertemuan setelah itu.

Presentasi juga akan terwujud bila anda telah memperoleh tanggapan positif dari sponsor. Umumnya sponsor juga akan buat janji dengan anda untuk keterangan ulang mengenai momentmu. Di sinilah anda mesti mengemas presentasi yang apik. Modal presentasi yang bagus dapat anda kerjakan sekian hari terlebih dulu. Jika memang perlu, kerjakan simulasi presentasi dengan kawan panitia yang lain.

Sebelumnya hari presentasi tiba, anda dapat juga menyiapkan file presentasi dalam laptop atau tabletmu. Mintalah tolong panitia beda yang jago mendesain untuk buat slide yang bagus, tapi tetaplah pas dibawakan dihadapan kelompok profesional perusahaan.

Baca Juga: Contoh Proposal Penawaran

Janganlah konsentrasi pada slidenya saja. Anda juga mesti betul-betul memahami momentmu dari A-Z! Menghadapi pertanyaan yang keluar pada presentasi juga ada perlunya.

Negoisasi juga akan senantiasa ada sesudah presentasi. Sediakan benefit yang fleksibel serta perhatikan betul-betul point kesepakatan sebelumnya sinyal tangan kontrak