Kontraktor Kubah Masjid di Yogyakarta

Kontraktor Kubah Masjid di Yogyakarta

Kontraktor Kubah Masjid di Yogyakarta

Setiap anak memiliki cita-cita yang tinggi. Mereka akan berusaha menggapai cita-citanya walaupun harus melewati rintangan yang seram. Pijakan awal menentukan sebuah penggapaian cita-cita ialah ketika ia lulus Sekolah Menengah Atas (SMA). Anak lulus SMA berusaha menentukan jalan mana yang harus mereka pilih, kerja ataukah lanjut sekolah. Namun, tak sedikit dari mereka yang memilih kerja tidak punya keinginan untuk kuliah. Mereka mengingkan kuliah akan tetapi mereka takut akan tanggung jawab biaya kuliahnya. Sehingga tak jarang dari mereka bekerja terlebih dahulu baru kemudian nantinya diselingi dengan masuk universitas. Bagi anak yang bekerja mungkin keadaan saat itu sudah sesuai dengan apa yang diinginkannya. Semisalnya sejak kecil dia ingin menjadi seorang kontraktor kubah masjid dan setelah lulus SMA dia bisa menggeluti apa yang diingikannya tersebut.

Anak yang memiliki tekat yang besar mereka tidak akan pantang menyerah. Mereka pasti berusaha sekuat tenaga untuk memperoleh yang diinginkannya. Seperti dengan Umar Sidiqqi salah satu mahasiswa universitas di Yogyakarta. Umar berkeinginan kelak menjadi seorang dokter. Dia bukanlah anak dari keluarga orang kaya raya. Orang tuanya hanya sanggup membayar SPP kuliahnya saja, dan Umar menyadari hal itu. Dengan motivasi dan tekat yang tinggi, Umar tidak berfikir panjang pergi ke Yogyakarta demi meraih cita-citanya. Dia berangkat tanpa tujuan, karena baru keesokan harinya dia jam 6 pagi harus sudah di kampus. Dia berangkat naik kereta api. Dengan wajah bingung dia tak sengaja duduk disamping seorang kontraktor kubah masjid, dan kebetulah beliau juga akan pulang kerumahnya di Yogyakarta. Karena Umar kelihatan bingung seorang kontraktor tersebut mengajaknya bermalam di rumahnya tersebut. Wajah Umar seketika berubah gembira karena dia bisa bermalam di rumah kontraktor kubah masjid tersebut.

Keesokan harinya, Umar harus berangkat ke kampus. Umar berangkat naik dokar dari rumah kontraktor kubah masjid  sampai kampus kira-kira sekitar 30 menit. Dalam perjalanannya dia memikirkan harus kemana lagi nantinya sesudah ia pulang dari kampus karena dia tidak ingin merepotkan kontraktor dan keluarganya tersebut. Sesampainya di kampus dia berusaha mencari tempat tinggal dengan menanyakan kepada kakak senior OPSPEK di kampusnya. Dan Umar ditawarilah sementara tidur di tempat kos kakak seniornya tersebut. Tanpa pikir panjang Umar menerima tawaran kakak seniornya tersebut.

Kontraktor Kubah Masjid di Jakarta

Kontraktor Kubah Masjid di Jakarta

Kontraktor Kubah Masjid di Jakarta

Tidak asing lagi jika penduduk Indonesia mendengarkan kota Jakarta. Kota dimana tempat pusat pemerintahan Indonesia berada. Pusat akan kebudayaan Indonesia dituliskan. Tidak hanya penduduk Indonesia saja yang ingin berkunjung ke ibu kota Jakarta ini, akan tetapi dari berbagai pelosok penjuru dunia berdatangan ke ibu kota ini. Para pengunjung datang ke ibu kota dengan tujuan masing-masing. Mulai dari berlibur hingga ingin mendapatkan kursi yang megah di struktrur pemerintahan. Serta ada sebagian penduduk yang ingin sukses di ibu kota seperti dengan menjadi seorang pelajar di sekolahan ternama di Jakarta. Ada juga yang mengais rezeki semisal dengan menjadi seorang Kontraktor Kubah Masjid.

Berlibur di ibu kota memang impian dari setiap masyarakat yang belum pernah menginjakkan kakinya di tanah abang ini. Mereka mengira ibu kota seperti kampung halamannya yang tidak pernah macet, penuh polusi dan lain sebagainya. Sebagian masyarakat yang datang ke tanah abang mengeluhkan adanya kemacetan panjang, polusi, dan udaranya yang panas. Sebab semua yang berkunjung ke tanah abang selalu membawa kendaraan pribadi yang membuat volume kendaraan yang masuk ke ibu kota tinggi dan tidak diimbangi oleh pelebaran jalan bahkan banyak pengguna jalan yang tidak mentaati rambu-rambu lalu lintas. Udaranya yang panas membuat sebagian masyarakat juga mengeluhkan jika berkunjung ke ibu kota Jakarta. Sebab tidak sedikit pohon yang ditebang untuk gedung-gedung namun taman penghijauan tidak seimbang dengan kebutuhan udara penduduknya. Walaupun dengan rentetan keluhan masyarakat seperti ini, tidak mengurangi rasa penasaran sebagian masyarakat yang memiliki motivasi tinggi untuk mengadu nasib di ibu kota. Seperti para Kontraktor Kubah Masjid di Jakarta yang tetap bertahan mengadu nasib disana. Meskipun mengeluhkan dengan keadaan sedemikian rupa mereka tetap memilih bertahan disana untuk bertahan hidup.

Sebagian besar para pengadu nasib di Jakarta memilih meninggalkan keluarganya di kampung halaman. Mereka memilih meninggalkan keluarga karena di kampung halaman kurang menyediakan lapangan pekerjaan. Kalaupun mereka punya kerjaan di kampung halaman, mereka mengaku bahwa upah yang mereka terima kurang untuk menutupi kebutuhan keluarga. Seperti bapak Yasin Abidin yang meninggalkan keluarganya di kampung halaman karena di kampung halaman upah yang mereka terima kurang untuk menutup kebutuhan keluarganya. Bapak Yasin Abidin sebelumnya bekerja sebagai Kontraktor Kubah Masjid juga. Beliau mengaku di kampung halamannya kurang mendapatkan pembeli yang membutuhkan kubah masjid. Sehingga bapak Yasin Abidin memutuskan untuk mengadu nasib di ibu kota. Dengan pengalaman yang sudah bapak Yasin miliki dan modal seadanya, beliau memberanikan diri pergi ke Jakarta menjadi seorang Kontraktor Kubah Masjid. Dengan jatuh bangun bapak Yasin mengadu nasib menjadikan bapak Yasin terus belajar. Hingga genap tujuh tahun beliau belajar dan mengadu nasib di Jakarta, bapak Yasin Abidin menjadi orang sukses hingga dapat memboyong keluarganya ke Jakarta.

Proses Memasang Rangka Kubah Dari Pembuat Kubah Masjid di Jakarta

Proses Memasang Rangka Kubah Dari Pembuat Kubah Masjid di Jakarta

Kubah masjid adalah sebuah konstruksi atap yang terdiri dari banyak jenis dengan menerapkan banyak teknik serta struktur.

Salah satu struktur kubah yang sering dibuat pembuat kubah masjid di Jakarta adalah dengan struktur rangka pipa baja galvanis yang sangat tahan dalam berbagai kondisi dan cuaca, selain itu harga kubah masjid ini juga cukup terjangkau dan biaya perawatan rendah.

Material rangka yang biasa dibuat masjid di Jakarta umumnya memakai pipa galvanis dari Spindo yang sudah terbukti tahan terhadap serangan karat.

Mereka nantinya juga akan menyesuaikan diameter serta tinggi dari masjid supaya rangka kubah masjid cukup ringan tetapi tetap bisa menahan beban stukturnya.

Sesudah itu, para pembuat kubah ini juga akan mengerjakan fabrikasi rangka kubah masjid secara profesional dengan material berkualitas tinggi, sebab mereka sudah memiliki standar mutu yang cukup tinggi dalam setiap pekerjaan yang mereka terima.

Sementara untuk proses pemasangan rangka kubah masjid akandilakukan dengan seksama sehingga akan di pasang dengan baik tanpa adanya kendala berarti.

Untuk waktu pengerjan dari erection rangka kubah juga akan lebih cepat dengan memperhitungkan anggaran serta iklim yang sering berubah.

Saat ini, para pembuat kubah juga sudah menyediakn pembuatan kubah dengan memakai sistem teknologi kubah transparan sehingga akan memberikan tampilan lebih indah, berkelas dan juga menarik.

Di saat siang atau cuaca sedang terik, maka cahaya matahari bisa masuk ke dalam masjid sehingga interior masjid akan terhindar dari lembap berlebihan dan mengurangi penggunaan penerangan tambahan saat siang hari.

Sementara pada saat malam hari, cahaya dari bulan dan bintang juga akan terlihat sangat indah yang terpantul pada kubah transparan ini. Material penutup atap kubah transparan bisa dipilih memakai akrilik, akca solarflat atau sunloid.

Untuk sistem yang dipakai ppada kubah transparan adalah sistem monocoque sehingga rangka bisa tahan pada angin dan juga beban penutup atap.