2 Jenis Kanker Paling Mematikan

2 Jenis Kanker Paling Mematikan

Kanker Payudara

(Breast Cancer)

Kanker payudara yaitu salah satu jenis kanker paling mematikan dan banyak diperdebatkan saat ini. Kanker ini ikut andil sekitar 7% dari kematian yang disebabkan oleh kanker.

Bagian yang diserang kanker payudara adalah jaringan payudara. Kanker ini biasanya dijumpai pada wanita, tapi tidak menutup kemungkinan untuk menyerang pria. Sel kanker yang berkembang berasal dari lobulus (pemasok susu) atau saluran susu.

Pembedahan adalah pengobatan yang sering digunakan pada kanker payudara ini. Pengobatan kemoterapi, terapi radiasi, terapi hormonal, dan imunoterapi juga digunakan.

Di dalam pembedahan ini biasanya akan dilakukan pengangkatan jaringan yang terserang kanker, dan  akan dilakukan tindakan pencegahan dengan kemoterapi agar sel kanker tidak menyebar.

Perubahan warna kulit dan tekstur payudara adalah hal terpenting yang harus diperhatikan pada perkembangan kanker payudara. Gejala umum yang paling sering terjadi yaitu adanya benjolan pada bagian payudara.

Hal ini memberi kontribusi kira-kira 80% pada kasus kanker payudara. Gejala lain biasanya berupa perubahan bentuk, ukuran dan puting. Bintik-bintik putih yang muncul bisa juga menjadi indikasi. Dalam tahap seperti ini, mammogram akan digunakan sebagai pendiagnosa lengkap terhadap kondisi-kondisi diatas.

Jenis kelamin wanita adalah faktor utama terjadinya kanker payudara, Walaupun dalam hal ini faktor usia atau umur juga ikut berperan. Seorang ibu yang telah mempunyai anak dan menyusui akan mempunyai resiko yang lebih rendah. Merokok dan alkohol merupakan faktor lain yang umum ditemui pada sebagian besar jenis kanker.

Kanker Paru-paru

(Lung Cancer)

Kanker paru-paru berandil setidaknya 28% dari seluruh kematian yang disebabkan kanker. Kanker ini menduduki peringkat pertama didunia sebagai kanker penyebab kematian. Kanker paru-paru menyebabkan kematian sekitar 1,5 juta orang per tahun di seluruh dunia.

Maka dari itu kanker paru-paru dikategorikan sebagai jenis kanker paling mematikan di dunia. Ciri-ciri kanker ini ditandai dengan adanya perkembangan sel kanker di jaringan paru-paru dan daerah sekitarnya. Sel Epitel adalah asal mula karsinoma pada kanker ini.

Melalui Radiografi atau Computed Tomography scan( CT scan ) adalah cara agar kanker paru-paru dapat dilihat dan dapat dikonfirmasi keberadaannya melalui Biopsi. Sesak nafas, batuk darah, mengi, batuk kronis, nyeri di dada, penurunan berat badan secara drastis, kesulitan menelan dan kelelahan adalah gejala-gejala untuk mendeteksi kanker ini.

Tindakan penanganan yang umum dan sering dilakukan pada kanker paru-paru adalah pembedahan dan radioterapi. Kemoterapi akan dilakukan setelahnya guna mengambil sel kanker sehingga perkembangannya dapat dicegah.

Pembedahan akan dilakukan pada kanker paru-paru jenis kanker paru-paru bukan sel kecil atau non-small cell lung cancer ( NSCLC ), karena pada jenis ini sel kanker tidak cepat menyebar. Apabila pengobatan kanker paru-paru tidak berhasil, tindakan yang bisa dilakukan yaitu mengangkan paru-paru yang terkena kanker. Sehingga hanya menyisahkan satu paru-paru saja(one lung only) di dalam tubuh.

Sekitar 15 persen kasus kanker paru-paru disumbang oleh para perokok yang menjadi faktor utama penyebab kanker ini. Harus diketahui bahwa betapa pentingnya menghindari rokok dan tembakau. Gas radon, asbes dan polusi merupakan penyebab lain terjadinya kanker paru-paru. Tapi faktor genetik juga tidak boleh dikesampingkan begitu saja.