Harga Kubah Masjid Modern Katangka Sulawesi Selatan

Harga Kubah Masjid Modern Katangka Sulawesi Selatan

Harga Kubah Masjid Modern Katangka Sulawesi Selatan

Kubah Masjid Modern al hilal atau lebih dikenal dengan nama masjid katangka adalah salah satu masjid tertua di provinsi sulawesi selatan indonesia. dinamakan masjid katangka karena berlokasi di kelurahan katangka. kecamatan somba opu kabupaten gowa. selain itu, masjid ini disebut kata kak karena bahan baku dasar dari masjid tersebut diyakini diambil dari pohon katangka.

Sejarah Masjid Katangka

sejarah dari masjid katangka ini yaitu sebuah prasasti menginformasikan bahwa masjid ini dibangun pada tahun 1635 beberapa sejarawan meragukan informasi ini. pendapat lain mengatakan bahwa masjid ini dibangun pada awal abad ke-18. masjid al hilal katangka dulunya merupakan masjid kerajaan gowa. letak masjid berada di sebelah utara kompleks makam sultan hasanuddin.

lokasi makam yang diyakini sebagai tempat berdirinya istana tamalate, istana raja gowa ketika itu. sebuah jalan yang dikenal sebagai batu pallantikang merupakan jalan yang se ring dilintasi raja dan keluarga menuju masjid. masjid katangka didirikan di atas lahan sekitar 150 m2. masjid ini memiliki ciri khas seperti memiliki 1 kubah apa dua lapis menyerupai bangunan joglo. bangunan ini juga memiliki empat tiang penyangga yang berbentuk bulat dan memiliki ukuran yang besar di bagian tengah.

jendela masjid ini berjumlah 6 serta memiliki 5 pintu. atap dua lapis berarti dua kalimat syahadat empat tiang berarti empat sahabat nabi jendela bermakna rukun iman dan ada 6 dan 5 pintu bermakna rukun islam. bagian Kubah Masjid Modern dipengaruhi oleh arsitektur jawa dan lokal yang dipengaruhi oleh budaya eropa sedangkan bagian member sangat kental dengan pengaruh kebudayaan cina ini terlihat pada atap member yang mirip bentuk atap klenteng. di sekitar mimbar juga masih terpasang keramik dari cina yang konon dibawa oleh salah satu arsiteknya yang berasal dari sana.

ciri khas lainnya dan ini terjadi hampir seluruh bangunan kuno adalah pada bagian dindingnya terbuat dari batu bata ini cukup tebal yakni mencapai 120 cm. penyebab utamanya karena masjid ini juga pernah dijadikan sebagai benteng pertahanan road saat raja gowa melawan penjajah. masjid kakak ini telah mengalami 6 kali renovasi. pertama pada tahun 1816 atau pada masa raja gowa ke 30 atas nama sultan abdul rauf. kemudian pada 1884 yang dilakukan oleh raja gowa ke dua 32 sultan abdul kadir. berturut-turut kemudian pada tahun 1963 oleh gubernur sulawesi selatan tahun 1971 oleh kanwil dikbud sulsel koma tahun 1980 suaka sejarah dan purbakala sulawesi selatan dan terakhir tahun 2007. Masjid Katangka Juga Menjad salah satu potensi wisata religi di kawasan gowa.

pada renovasi terakhir itu dilakukan atas swadaya dari pengurus masjid dan bantuan dari masyarakat. masjid ini juga digunakan sebagai objek wisata religius karena salah satu masjid tertua di sulawesi selatan masjid ini juga mempunyai banyak peninggalan. banyak juga para pengunjung wisatawan datang ke masjid ini untuk beribadah atau sekedar bersua foto di sekitaran masjid katangka ini. Baca di Kubah Masjid Modern.